Sejarah Susunan Keyboard
Rabu, 5 Mei 2010 21:23:38 - oleh : Naos Rating: 2.0/10 (1 vote cast)
Pernahkah kalian berfikir mengapa susunan keyboard yang sehari-hari
yang umumnya kita gunakan dibuat dengan susunan yang seperti itu. Dan
apakah menurut kamu apakah susunan yang seperti itu merupakan yang
paling efisien yang pernah dibuat sehingga kita akan lebih mudah dan
cepat untuk kita mengetik.
Begini, susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini (QWERTY)
sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien yang
ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Mengapa
demikian? Ini dia sejarah susunan keyboard..
Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu
oleh Christopher Latham Sholes (1868). Saat menciptakan mesin ketik
prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik
dengan lebih cepat.
Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai
sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan,
batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan
mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling
mengait (jamming).
Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham
Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan
kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik.
Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang
sering terjadi sebelumnya.
Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard
sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard
standar ISO (International Standar Organization). Sebenarnya ada
beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja
ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan
oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.
Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk
mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya
DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada
organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung
resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK.
Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National
Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai
versi “alternatif� di sekitar Tahun 1970. Susunan keyboard lainnya
yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai
di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara
Prancis dan Belgia, QZERTY, dll.
Rabu, 5 Mei 2010 21:23:38 - oleh : Naos Pernahkah kalian berfikir mengapa susunan keyboard yang sehari-hari
yang umumnya kita gunakan dibuat dengan susunan yang seperti itu. Dan
apakah menurut kamu apakah susunan yang seperti itu merupakan yang
paling efisien yang pernah dibuat sehingga kita akan lebih mudah dan
cepat untuk kita mengetik.
Begini, susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini (QWERTY)
sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien yang
ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Mengapa
demikian? Ini dia sejarah susunan keyboard..
Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu
oleh Christopher Latham Sholes (1868). Saat menciptakan mesin ketik
prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik
dengan lebih cepat.
Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai
sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan,
batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan
mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling
mengait (jamming).
Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham
Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan
kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik.
Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang
sering terjadi sebelumnya.
Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard
sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard
standar ISO (International Standar Organization). Sebenarnya ada
beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja
ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan
oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.
Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk
mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya
DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada
organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung
resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK.
Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National
Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai
versi “alternatif� di sekitar Tahun 1970. Susunan keyboard lainnya
yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai
di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara
Prancis dan Belgia, QZERTY, dll.
Menu Pilihan
Visi,Misi & Tujuan
Kategori Berita
kirim ke teman
versi cetak
Website :
Email : info@sman1bangil.sch.id
Jl.Bader No 3 Kalirejo Bangil Pasuruan Jawa Timur Telp : (0343)741873 Fax : (0343)747219